Category Archives: Berita Terbaru

Verbesserung des Hilfsangebotes für Obdachlose bei Bürgerplattform

By | Berita Terbaru | No Comments

Selasa, 13 November 2018 IWKZ e.V. ikut menghadiri acara Aktionstreffen yang diselenggarakan oleh Bürgerplattform Wedding/Moabit di Revo Kirche Moabit. Acara kali ini mengupas kembali bagaimana kita menangani masalah para Tunawisma di Berlin dengan menggunakan data analisis sehingga diplomasi yang dilakukan tepat sasaran.

Ada 4 poin besar yang akan dilakukan Aktionsteam, yaitu:

  1. Interview dengan para Ketua tempat penginapan di Berlin untuk mencari hunian yang memungkinkan bagi Tunawisma
  2. Wawancara dengan para Tunawisma Berlin
  3. Membuat janji dengan setiap Individu dari berbagai wilayah
  4. Mendata secara statistik dari BVV tentang Obdachlosigkeit di Berlin

Kita semua berharap hal ini bisa membantu memperbaiki masalah Obdachlose yang ada di Berlin.

Kegiatan Belajar Mengajar „Tutorium“ di Masjid Al-Falah

By | Berita Terbaru | No Comments

Bulan November, Berlin mulai memasuki awal musim dingin. Terlihat dari pohon-pohon yang mulai tidak berdaun dan juga malam yang semakin cepat tiba. Walau matahari kini terbenam jam 4 lewat, Masjid Al-Falah tetap didatangi para pelajar yang ikut Tutorium.

Hari Senin, jadwal belajar matematika jurusan ekonomi. Sekitar waktu maghrib dan isya, Tutorium kali ini dimulai jam 17:30. „Kali ini Tutoriumnya untuk persiapan FSP, karena sudah sebentar lagi“ jelas Firda, mahasiswi matematika bisnis yang mengajar pada hari itu. FSP adalah ujian kelulusan Studienkolleg yang harus dilalui hampir semua mahasiswa perantau di jerman. Selain itu, Tutorium juga mempunyai kelas persiapan ANP yaitu tes masuk Studienkolleg, dan juga menjadi perantara beberapa pelajaran kuliah yang sifatnya on demand.

           

Tutorium sudah menjadi ajang untuk kegiatan belajar dan mengajar yang rutin diadakan selama bertahun-tahun. Karena peminatnya terus ada yaitu pelajar Indonesia yang merantau ke Jerman. Semoga IWKZ e.V. dapat terus berkontribusi dalam bidang pendidikan baik dengan Tutorium, maupun berbagai kegiatan lainnya.

Acara Sate Somay 2018 berlangsung ramai di Berlin

By | Berita Terbaru | No Comments

Salah satu acara tahunan menarik bagi para perantau Indonesia yang menetap di Jerman, Sate Somay atau biasa disebut SaSo, kembali diselenggarakan di Berlin oleh IWKZ e.V. pada tanggal 7 Oktober 2018 lalu.

SaSo kembali menyuguhkan berbagai makanan khas Indonesia yang kerap dirindukan oleh para pecintanya, apalagi jauh dari tanah air. Mulai dari Sate dan Somay yang menjadi namanya, ada banyak makanan lain seperti pempek dan bakso. Pada acara ini terdapat juga photobooth, doorprize dan lukisan wajah yang bisa diikuti oleh para pengunjung.

       

Berbagai komunitas pun ikut serta dalam meramaikan acara. Ada stand KMB dari Keluarga Minang Berlin, juga Paguyuban Pasundan dengan makanan-makanan khas dari daerah masing-masing.

Walaupun SaSo tahun ini berpindah tempat dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu di Rathenowerstr. 16, SaSo tetap ramai dengan pengunjung. Bukan hanya dari Berlin, tapi juga dari berbagai kota di jerman. SaSo menjadi ajang silaturrahmi dengan teman lama yang sudah berbeda kota, dan juga berkenalan dengan teman-teman baru dari kota-kota lain.

               

Workshop Pernikahan-Memupuk Cinta dalam Rumah Tangga

By | Berita Terbaru | No Comments

Tanggal 3-4 November 2018 lalu IWKZ e.V. bersama dengan Kharisma Woman and Education mengadakan seminar pernikahan dengan Bapak Cahyadi Takariawan beserta sang Istri, yaitu Ida Nur Laela sebagai narasumber utama acara. Workshop ini berlangsung selama 2 hari dengan tema yang berbeda.

Hari pertama adalah Seminar Pra-Nikah dengan judul Antara Aku, Kau dan DIA yang ditujukan bagi siapa saja yang belum berkeluarga dan ingin mengetahui bagaimana kita sebagai seorang muslim dalam memilih pasangan hidup, serta bagaimana sebaiknya kita membangun rumah tangga yang nyaman dan sesuai dengan norma-norma agama. Acara pada hari pertama berlangsung pukul 14.30-19.00 CET di Masjid Al-Falah IWKZ e.V.

Sesuai dengan judul workshop, yaitu Mengelola Konflik dan Mengukuhkan Cinta, seminar hari kedua ini lebih diprioritaskan untuk pasangan yang sudah menikah dan berkeluarga. Acara yang diadakan di A&O Hotel Berlin ini berlangsung sangat antusias dan penuh semangat dari para peserta. Bagi sebagian peserta, terutama pasangan suami-istri yang baru masuk dalam lingkup rumah tangga, tentulah acara seperti ini memberikan tambahan ilmu dan wawasan baru untuk membekali rumah tangga mereka agar lebih menyenangkan dalam menjalaninya. ”Dari workshop kali ini saya belajar bahwa setiap orang mempunyai bahasa cinta yang berbeda-beda, dan saya juga baru menyadari bahasa cinta saya dan suami saya. Dengan memahami bahasa cinta pasangan kita, kita bisa lebih mudah mengekspresikan perasaan dan mengkomunikasikan pemikiran serta perkataan kita. Dengan begitu, kesejiwaan terhadap pasangan juga akan timbul dalam kehidupan rumah tangga kita.” ungkap salah seorang peserta seminar sore itu.

 

 

IWKZ e.V. Menjadi Partner Program Beasiswa Goethe Institut, Life of Muslims in Germany

By | Berita Terbaru | 5 Comments

LMG – Masjid Al-Falah IWKZ e.V. kembali menjadi partner dari program Life of Muslims in Germany (LMG) sebagai representasi masyarakat muslim Indonesia di Berlin. Kali ini adalah batch kedua, dimana batch pertama telah dilaksanakan winter tahun lalu. LMG adalah program jangka pendek yang diselenggarakan oleh Göthe Institut Indonesia dan didukung oleh Universitas Paramadina. 14 peserta yang mengikuti program kali ini berasal dari berbagai macam latar belakang, dari peneliti, jurnalis, guru, dokter sampai mahasiswa. Di sini mereka berkesempatan untuk mengenal lebih dalam kehidupan sebagai muslim di Jerman.

Pada tanggal 15 Juli yang lalu, para peserta datang berkunjung ke Masjid Al-Falah IWKZ e.V. sebagai bagian dari rentetan program yang sudah diatur oleh pihak penyelenggara. Para peserta disambut langsung oleh Ketua Masjid Al-Falah, Muhammad Ihsan Karimi, dan langsung dilanjutkan dengan perkenalan singkat. Dialog interaktif antara peserta LMG dengan ketua Masjid Al-Falah dimulai dengan penyampaian sejarah berdirinya Masjid Al-Falah dilanjutkan dengan program-program yang ditawarkan oleh Masjid Al-Falah berikut kiprahnya dalam lingkungan masyarakat Indonesia dan masyarakat Jerman pada umumnya.


Terlihat antusiasme peserta dalam mendengarkan penjabaran oleh ketua Masjid Al-Falah dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, merespon informasi-informasi yang disampaikan. Pertanyaan yang diajukan sebagian besar mengarah kepada peran dan kontribusi masjid di lingkungan masyarakat luas. Sebagaimana yang sudah diketahui Masjid Al-Falah IWKZ e.V. menawarkan banyak program bagi jamaahnya, sembari terus berperan aktif di lingkungan masyarakat melalui kerjasama-kerjasama dengan institusi dan organisasi kemasyarakatan lainnya, baik itu masyarakat Indonesia, maupun masyarakat Jerman sendiri, dari himpunan masjid-masjid sampai platform gabungan organisasi kemasyarakatan lintas kultur lintas latar belakang.

Selain itu, Masjid Al-Falah juga memfasilitasi peserta program LMG untuk bertamu dan bercengkrama dengan keluarga Indonesia yang bermukim di Berlin untuk lebih menggali seluk-beluk dan suka-duka dari kehidupan sebagai minoritas muslim di Jerman ini.


Wettbewerb TPA Ceria Al-Falah

By | Berita Terbaru | 27 Comments

Minggu, 10 Juni 2018 pukul 12.00 hingga 15.00 CEST Masjid Al-Falah IWKZ e.V. mengadakan lomba untuk adik-adik TPA Al-Falah dari usia 6 sampai 16 tahun. Lomba ini mempunyai 2 kategori, yaitu: Al-Quran dan Keterampilan. Dalam kategori Al-Quran terdapat beberapa jenis lomba yang bisa diikuti, yaitu: MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Surah An Naba, Tahfidz 5 Surah (Al Bayyinah, Al Qadr, Al Alaq, Asy Syams dan At Tariq), dan Quiz (melanjutkan bacaan dan menebak nama Surah dalam Al Quran). Sedangkan lomba mewarnai, menempel gambar dan storytelling kisah Nabi Ayub as masuk dalam kategori keterampilan. Dalam kesempatan kali ini Ust. Muhibuddin Hasan Ishaq diundang untuk menjadi juri dalam lomba Al Quran.

Lomba TPA Ceria Al-Falah ini diadakan dengan harapan meningkatkan semangat adik-adik TPA dalam memperlancar bacaan dan menambah hafalan Qurannya, serta untuk menunjukkan keberanian dan keterampilan seni mereka kepada orang lain.

”Menurut saya acara lomba ini bagus. Karna orang dapat mengetahui sudah sebagus apa dan sejauh mana ilmu baca dan hafal Qurannya. Dan juga bisa belajar untuk berani tampil di depan umum” kata Sabira, selaku Juara I MTQ.

Fastenbrechen mit Kulturprogramm bei TAMAM

By | Berita Terbaru | 20 Comments

Kamis, 24 Mei 2018 IWKZ e.V. mengikuti buka puasa bersama yang diadakan oleh Museum für islamische Kunst & TAMAM Projekt. Acara berlangsung di Mschattasaal, Pergamonmuseum Berlin. Muhammad Ihsan Karimi selaku Vorsitzender beserta beberapa anggota divisi bidang IWKZ e.V. turut menghadiri acara tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan dari Projektleiter des TAMAM Projekt, dilanjutkan dengan Slam Poetry oleh i, Slam e.V. Stand Up Comedy dari RebellComedy juga ikut memeriahkan acara.

Untuk menambah keberkahan di Bulan Ramadhan, tentunya pembacaan ayat suci Al-Quran ikut melengkapi acara tersebut. Acara ditutup dengan agenda utama, yaitu buka puasa bersama dengan para peserta yang hadir hari itu.

IWKZ e.V. sebelumnya juga ikut berpartisipasi dalam sebuah agenda TAMAM Projekt yang diadakan pada tanggal 28 April 2018 silam. Berikut adalah lampiran dari isi kegiatan tersebut https://iwkz.de/tamam-projekt-9-arbeitssitzung-museum

Iftar mit Avicenna-Studienwerk

By | Berita Terbaru | One Comment

Kamis, 25 Mei 2018 IWKZ e.V. kembali menghadiri undangan buka puasa bersama Avicenna di Sharehaus Refugio Berlin Bezirk Neuköln. Avicenna-Studienwerk adalah organisasi termuda di Jerman, yang mendukung mahasiswa muslim berbakat dan kandidat doktor dari semua disiplin ilmu. Organisasi ini disupport oleh Bundesministerium für Bildung und Forschung Deutschland.

Acara dibuka dengan lantunan musik tradisional turki dan sambutan dari salah satu anggota aktif organisasi Avicenna, Mersiha Hadziabdic. Beliau menyebutkan prinsip selama berorganisasi adalah think global, act local! Bagaimana kita dapat berkontribusi positif untuk kepentingan dan maslahat orang-orang sekitar dengan pikiran serta wawasan yang luas. Acara yang dihadiri muslim dan muslimah dari berbagai komunitas di Berlin ini bertujuan untuk mengumpullan ide-ide terkait dialog solidaritas antar muslim. Misalnya, apa saja tantangan atau kesulitan yang menjadi barrier dalam dialog, bagaimana konsep yang ideal untuk menyokong hal tersebut, serta bagaimana peran organisasi dari masing-masing komunitas yang hadir. Semua ide-ide tersebut ditulis dikertas dan ditempel di Dinding untuk dipresentasikan. Salah satu inti dari paparan yang tertulis dalam plakat adalah untuk mengenyampingkan perbedaan antar umat dan mempererat persatuan umat. Ide-ide yang telah terkumpul nantinya akan diaplikasikan dalam dialog di Publikum.

Menjelang berbuka, ayat-ayat suci Al-Quran dilantunkan didalam Aula. Kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat berjamaah sembari bersilaturahmi dengan para hadirin lainnya sebagai penutup acara.

 

Iftar bersama IJB

By | Berita Terbaru | 33 Comments

Sabtu, 26 Mei 2018 IWKZ e.V. mendapat undangan buka puasa bersama di Masjid IZDB oleh komunitas IJB (Islamische Jugendzentrum Berlin). Komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2012 ini dibentuk sebagai wadah bagi pemuda-pemudi islam di Berlin untuk bekerjasama dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

Komunitas yang memiliki motivasi ”Jugendarbeit von Jugendlichen für Jugendliche” ini mempunyai tujuan agar pemuda-pemudi islam mampu menerapkan nilai-nilai islam pada setiap pribadi di Negara Jerman ini.

Seperti dikutip dari H.R. Muslim no. 2699: ”Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dikelilingi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” Maka kegiatan ini pun diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, demi mengejar keberkahan dari Allah SWT.

Dalam sesi pembukaan, Vorstand IJB mengingatkan kembali tentang pentingnya kita sebagai umat islam untuk menuntut ilmu sehingga kita bisa lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Beliau juga menegaskan agar kita harus berbangga membawa identitas kita sebagai umat muslim di Negara Jerman ini.

Tausyiah yang dibawakan Mageb Ibrahim, yaitu seorang mahasiswa Islamwissenschaft FU Berlin menjadi salah satu inti dari acara ini. Beliau membawakan tema tentang ”Pemuda Di Zaman Rasulullah Dan Kondisi Umat Islam Sekarang”. Kegiatan dilanjutkan dengan Game dan Quiz untuk menambah keakraban para peserta. Acara ditutup dengan buka puasa bersama sembari menyaksikan Final Liga Champion antara Liverpool FC melawan Madrid FC silam.

Tari Saman di Leipzig dan Kiel

By | Berita Terbaru | No Comments

Tari saman dari seni budaya IWKZ e.V. kembali menunjukkan kebolehannya di panggung Jerman. Kali ini penampilan diadakan di kota Leipzig dan Kiel.

Pada tanggal 29 April 2018 lalu, dalam acara Act of Bhinneka yang diselenggarakan PPI Leipzig, Saman IWKZ ikut memeriahkan acara dengan membawakan tarian tradisional aceh dengan lirik-lirik islami. Dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Leipzig, dan juga mempererat hubungan antar warga Negara Indonesia dan warga asing. Acara ini diikuti oleh 75% orang asli jerman dan 25% orang indonesia. Warga negara asing pun turut ikut memeriahkan acara dengan membawakan lagu Indonesia.

Acara Indonesische Abend yang diadakan di Kiel pada 12 Mei 2018, didatangi sekitar 20%…pengunjung Indonesia dan juga 80% Pengunjung asing. Saman IWKZ ikut berpartisipasi pada sore hari. Selain Saman, ada juga berbagai macam tarian seperti tari merak, tari cendrawasih, dan tari tor-tor dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami sangat senang dan merasa bangga bisa ikut andil dalam acara yang bertujuan nutuk memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat asing. Kedepannya kami berharap tim Saman ini bisa berkontribusi lebih lagi di dalam internal organisasi IWKZ sendiri maupun diluar ”, ujar ketua Saman IWKZ mengenai pendapatnya tentang tari saman.