Category Archives: Berita Terbaru

Seminar HDMI: Grundlage zum Vortrag

By | Berita Terbaru | No Comments

Berbicara di depan publik tentu bukan hal yang mudah. Khususnya bagi para mahasiswa perantau, tuntutan untuk mampu berbicara di depan publik dengan lugas dan jelas dalam bahasa asing menjadi tantangan tersendiri. Tidak hanya materi, mental dan kreativitas pun diuji dalam hal ini.

Melihat kecakapan untuk berbicara di depan umum merupakan kebutuhan yang begitu krusial bagi para mahasiswa, tim IWKZ Wissenschaft berinisiasi untuk mengadakan pelatihan dasar-dasar presentasi bagi mahasiswa Indonesia di Berlin yang akan segera menghadapi sidang skripsi ataupun presentasi perkuliahan. Di sini peserta diberikan pengarahan mengenai pemilihan tema, tips penulisan, pengolahan dan penyampaian materi, hal-hal teknis yang harus diketahui sebelum presentasi seperti besar ruangan dan pencahayaan, hingga bagaimana mengelola rasa nervous di depan panggung. Diharapkan melalui pelatihan ini para peserta mampu mengembangkan kapasitas diri untuk berbicara di depan publik. Untuk selanjutnya tim IWKZ Wissenschaft akan menyediakan forum latihan dan simulasi bagi mahasiswa yang akan maju presentasi dengan menguji kesiapan materi serta mendapatkan kritik membangun dari para audiens.

 

Partisipasi IWKZ e.V. dalam acara Internationale Küche für internationale Nothilfe (Dapur internasional untuk bantuan darurat internasional)

By | Berita Terbaru | No Comments

30 Maret 2019 lalu, organisasi Islamic Relief Deutschland mengadakan acara Internationale Küche für internationale Nothilfe sebagai bentuk penggalangan dana untuk amal dan juga kemanusiaan. Acara ini juga menjadi ajang memperkenalkan kuliner halal dari berbagai belahan dunia. Selain stand makanan khas Indonesia oleh IWKZ e.V., ada juga stand dari Turki, Meksiko, Perancis, Amerika, Sudan, Korea dan Pakistan.

Panitia stand Indonesia sebanyak 16 orang, walaupun dibentuk hanya H-7 acara dan bersamaan dengan periode ujian kebanyakan panitia, acara berjalan lancar. Stand Indonesia pun mendapat pujian langsung dari representasi Islamic Relief Deutschland sebagai stand dengan dekorasi paling meriah dan juga ramai dikunjungi.  Makanan dari stand Indonesia habis dan laku keras. Rendang menjadi menu terlaris di samping makanan lainnya seperti Ayam Balado, sayur tempe, gorengan, Lumpia, dan Onde-onde.

 

Verbesserung des Hilfsangebotes für Obdachlose bei Bürgerplattform

By | Berita Terbaru | No Comments

Selasa, 13 November 2018 IWKZ e.V. ikut menghadiri acara Aktionstreffen yang diselenggarakan oleh Bürgerplattform Wedding/Moabit di Revo Kirche Moabit. Acara kali ini mengupas kembali bagaimana kita menangani masalah para Tunawisma di Berlin dengan menggunakan data analisis sehingga diplomasi yang dilakukan tepat sasaran.

Ada 4 poin besar yang akan dilakukan Aktionsteam, yaitu:

  1. Interview dengan para Ketua tempat penginapan di Berlin untuk mencari hunian yang memungkinkan bagi Tunawisma
  2. Wawancara dengan para Tunawisma Berlin
  3. Membuat janji dengan setiap Individu dari berbagai wilayah
  4. Mendata secara statistik dari BVV tentang Obdachlosigkeit di Berlin

Kita semua berharap hal ini bisa membantu memperbaiki masalah Obdachlose yang ada di Berlin.

Kegiatan Belajar Mengajar „Tutorium“ di Masjid Al-Falah

By | Berita Terbaru | No Comments

Bulan November, Berlin mulai memasuki awal musim dingin. Terlihat dari pohon-pohon yang mulai tidak berdaun dan juga malam yang semakin cepat tiba. Walau matahari kini terbenam jam 4 lewat, Masjid Al-Falah tetap didatangi para pelajar yang ikut Tutorium.

Hari Senin, jadwal belajar matematika jurusan ekonomi. Sekitar waktu maghrib dan isya, Tutorium kali ini dimulai jam 17:30. „Kali ini Tutoriumnya untuk persiapan FSP, karena sudah sebentar lagi“ jelas Firda, mahasiswi matematika bisnis yang mengajar pada hari itu. FSP adalah ujian kelulusan Studienkolleg yang harus dilalui hampir semua mahasiswa perantau di jerman. Selain itu, Tutorium juga mempunyai kelas persiapan ANP yaitu tes masuk Studienkolleg, dan juga menjadi perantara beberapa pelajaran kuliah yang sifatnya on demand.

           

Tutorium sudah menjadi ajang untuk kegiatan belajar dan mengajar yang rutin diadakan selama bertahun-tahun. Karena peminatnya terus ada yaitu pelajar Indonesia yang merantau ke Jerman. Semoga IWKZ e.V. dapat terus berkontribusi dalam bidang pendidikan baik dengan Tutorium, maupun berbagai kegiatan lainnya.

Acara Sate Somay 2018 berlangsung ramai di Berlin

By | Berita Terbaru | No Comments

Salah satu acara tahunan menarik bagi para perantau Indonesia yang menetap di Jerman, Sate Somay atau biasa disebut SaSo, kembali diselenggarakan di Berlin oleh IWKZ e.V. pada tanggal 7 Oktober 2018 lalu.

SaSo kembali menyuguhkan berbagai makanan khas Indonesia yang kerap dirindukan oleh para pecintanya, apalagi jauh dari tanah air. Mulai dari Sate dan Somay yang menjadi namanya, ada banyak makanan lain seperti pempek dan bakso. Pada acara ini terdapat juga photobooth, doorprize dan lukisan wajah yang bisa diikuti oleh para pengunjung.

       

Berbagai komunitas pun ikut serta dalam meramaikan acara. Ada stand KMB dari Keluarga Minang Berlin, juga Paguyuban Pasundan dengan makanan-makanan khas dari daerah masing-masing.

Walaupun SaSo tahun ini berpindah tempat dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu di Rathenowerstr. 16, SaSo tetap ramai dengan pengunjung. Bukan hanya dari Berlin, tapi juga dari berbagai kota di jerman. SaSo menjadi ajang silaturrahmi dengan teman lama yang sudah berbeda kota, dan juga berkenalan dengan teman-teman baru dari kota-kota lain.

               

Workshop Pernikahan-Memupuk Cinta dalam Rumah Tangga

By | Berita Terbaru | No Comments

Tanggal 3-4 November 2018 lalu IWKZ e.V. bersama dengan Kharisma Woman and Education mengadakan seminar pernikahan dengan Bapak Cahyadi Takariawan beserta sang Istri, yaitu Ida Nur Laela sebagai narasumber utama acara. Workshop ini berlangsung selama 2 hari dengan tema yang berbeda.

Hari pertama adalah Seminar Pra-Nikah dengan judul Antara Aku, Kau dan DIA yang ditujukan bagi siapa saja yang belum berkeluarga dan ingin mengetahui bagaimana kita sebagai seorang muslim dalam memilih pasangan hidup, serta bagaimana sebaiknya kita membangun rumah tangga yang nyaman dan sesuai dengan norma-norma agama. Acara pada hari pertama berlangsung pukul 14.30-19.00 CET di Masjid Al-Falah IWKZ e.V.

Sesuai dengan judul workshop, yaitu Mengelola Konflik dan Mengukuhkan Cinta, seminar hari kedua ini lebih diprioritaskan untuk pasangan yang sudah menikah dan berkeluarga. Acara yang diadakan di A&O Hotel Berlin ini berlangsung sangat antusias dan penuh semangat dari para peserta. Bagi sebagian peserta, terutama pasangan suami-istri yang baru masuk dalam lingkup rumah tangga, tentulah acara seperti ini memberikan tambahan ilmu dan wawasan baru untuk membekali rumah tangga mereka agar lebih menyenangkan dalam menjalaninya. ”Dari workshop kali ini saya belajar bahwa setiap orang mempunyai bahasa cinta yang berbeda-beda, dan saya juga baru menyadari bahasa cinta saya dan suami saya. Dengan memahami bahasa cinta pasangan kita, kita bisa lebih mudah mengekspresikan perasaan dan mengkomunikasikan pemikiran serta perkataan kita. Dengan begitu, kesejiwaan terhadap pasangan juga akan timbul dalam kehidupan rumah tangga kita.” ungkap salah seorang peserta seminar sore itu.

 

 

IWKZ e.V. Menjadi Partner Program Beasiswa Goethe Institut, Life of Muslims in Germany

By | Berita Terbaru | 5 Comments

LMG – Masjid Al-Falah IWKZ e.V. kembali menjadi partner dari program Life of Muslims in Germany (LMG) sebagai representasi masyarakat muslim Indonesia di Berlin. Kali ini adalah batch kedua, dimana batch pertama telah dilaksanakan winter tahun lalu. LMG adalah program jangka pendek yang diselenggarakan oleh Göthe Institut Indonesia dan didukung oleh Universitas Paramadina. 14 peserta yang mengikuti program kali ini berasal dari berbagai macam latar belakang, dari peneliti, jurnalis, guru, dokter sampai mahasiswa. Di sini mereka berkesempatan untuk mengenal lebih dalam kehidupan sebagai muslim di Jerman.

Pada tanggal 15 Juli yang lalu, para peserta datang berkunjung ke Masjid Al-Falah IWKZ e.V. sebagai bagian dari rentetan program yang sudah diatur oleh pihak penyelenggara. Para peserta disambut langsung oleh Ketua Masjid Al-Falah, Muhammad Ihsan Karimi, dan langsung dilanjutkan dengan perkenalan singkat. Dialog interaktif antara peserta LMG dengan ketua Masjid Al-Falah dimulai dengan penyampaian sejarah berdirinya Masjid Al-Falah dilanjutkan dengan program-program yang ditawarkan oleh Masjid Al-Falah berikut kiprahnya dalam lingkungan masyarakat Indonesia dan masyarakat Jerman pada umumnya.


Terlihat antusiasme peserta dalam mendengarkan penjabaran oleh ketua Masjid Al-Falah dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, merespon informasi-informasi yang disampaikan. Pertanyaan yang diajukan sebagian besar mengarah kepada peran dan kontribusi masjid di lingkungan masyarakat luas. Sebagaimana yang sudah diketahui Masjid Al-Falah IWKZ e.V. menawarkan banyak program bagi jamaahnya, sembari terus berperan aktif di lingkungan masyarakat melalui kerjasama-kerjasama dengan institusi dan organisasi kemasyarakatan lainnya, baik itu masyarakat Indonesia, maupun masyarakat Jerman sendiri, dari himpunan masjid-masjid sampai platform gabungan organisasi kemasyarakatan lintas kultur lintas latar belakang.

Selain itu, Masjid Al-Falah juga memfasilitasi peserta program LMG untuk bertamu dan bercengkrama dengan keluarga Indonesia yang bermukim di Berlin untuk lebih menggali seluk-beluk dan suka-duka dari kehidupan sebagai minoritas muslim di Jerman ini.


Wettbewerb TPA Ceria Al-Falah

By | Berita Terbaru | 27 Comments

Minggu, 10 Juni 2018 pukul 12.00 hingga 15.00 CEST Masjid Al-Falah IWKZ e.V. mengadakan lomba untuk adik-adik TPA Al-Falah dari usia 6 sampai 16 tahun. Lomba ini mempunyai 2 kategori, yaitu: Al-Quran dan Keterampilan. Dalam kategori Al-Quran terdapat beberapa jenis lomba yang bisa diikuti, yaitu: MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Surah An Naba, Tahfidz 5 Surah (Al Bayyinah, Al Qadr, Al Alaq, Asy Syams dan At Tariq), dan Quiz (melanjutkan bacaan dan menebak nama Surah dalam Al Quran). Sedangkan lomba mewarnai, menempel gambar dan storytelling kisah Nabi Ayub as masuk dalam kategori keterampilan. Dalam kesempatan kali ini Ust. Muhibuddin Hasan Ishaq diundang untuk menjadi juri dalam lomba Al Quran.

Lomba TPA Ceria Al-Falah ini diadakan dengan harapan meningkatkan semangat adik-adik TPA dalam memperlancar bacaan dan menambah hafalan Qurannya, serta untuk menunjukkan keberanian dan keterampilan seni mereka kepada orang lain.

”Menurut saya acara lomba ini bagus. Karna orang dapat mengetahui sudah sebagus apa dan sejauh mana ilmu baca dan hafal Qurannya. Dan juga bisa belajar untuk berani tampil di depan umum” kata Sabira, selaku Juara I MTQ.

Fastenbrechen mit Kulturprogramm bei TAMAM

By | Berita Terbaru | 20 Comments

Kamis, 24 Mei 2018 IWKZ e.V. mengikuti buka puasa bersama yang diadakan oleh Museum für islamische Kunst & TAMAM Projekt. Acara berlangsung di Mschattasaal, Pergamonmuseum Berlin. Muhammad Ihsan Karimi selaku Vorsitzender beserta beberapa anggota divisi bidang IWKZ e.V. turut menghadiri acara tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan dari Projektleiter des TAMAM Projekt, dilanjutkan dengan Slam Poetry oleh i, Slam e.V. Stand Up Comedy dari RebellComedy juga ikut memeriahkan acara.

Untuk menambah keberkahan di Bulan Ramadhan, tentunya pembacaan ayat suci Al-Quran ikut melengkapi acara tersebut. Acara ditutup dengan agenda utama, yaitu buka puasa bersama dengan para peserta yang hadir hari itu.

IWKZ e.V. sebelumnya juga ikut berpartisipasi dalam sebuah agenda TAMAM Projekt yang diadakan pada tanggal 28 April 2018 silam. Berikut adalah lampiran dari isi kegiatan tersebut https://iwkz.de/tamam-projekt-9-arbeitssitzung-museum

Iftar mit Avicenna-Studienwerk

By | Berita Terbaru | One Comment

Kamis, 25 Mei 2018 IWKZ e.V. kembali menghadiri undangan buka puasa bersama Avicenna di Sharehaus Refugio Berlin Bezirk Neuköln. Avicenna-Studienwerk adalah organisasi termuda di Jerman, yang mendukung mahasiswa muslim berbakat dan kandidat doktor dari semua disiplin ilmu. Organisasi ini disupport oleh Bundesministerium für Bildung und Forschung Deutschland.

Acara dibuka dengan lantunan musik tradisional turki dan sambutan dari salah satu anggota aktif organisasi Avicenna, Mersiha Hadziabdic. Beliau menyebutkan prinsip selama berorganisasi adalah think global, act local! Bagaimana kita dapat berkontribusi positif untuk kepentingan dan maslahat orang-orang sekitar dengan pikiran serta wawasan yang luas. Acara yang dihadiri muslim dan muslimah dari berbagai komunitas di Berlin ini bertujuan untuk mengumpullan ide-ide terkait dialog solidaritas antar muslim. Misalnya, apa saja tantangan atau kesulitan yang menjadi barrier dalam dialog, bagaimana konsep yang ideal untuk menyokong hal tersebut, serta bagaimana peran organisasi dari masing-masing komunitas yang hadir. Semua ide-ide tersebut ditulis dikertas dan ditempel di Dinding untuk dipresentasikan. Salah satu inti dari paparan yang tertulis dalam plakat adalah untuk mengenyampingkan perbedaan antar umat dan mempererat persatuan umat. Ide-ide yang telah terkumpul nantinya akan diaplikasikan dalam dialog di Publikum.

Menjelang berbuka, ayat-ayat suci Al-Quran dilantunkan didalam Aula. Kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat berjamaah sembari bersilaturahmi dengan para hadirin lainnya sebagai penutup acara.