All posts by Shofa Tazkia

Tari Saman di Leipzig dan Kiel

By | Berita Terbaru | No Comments

Tari saman dari seni budaya IWKZ e.V. kembali menunjukkan kebolehannya di panggung Jerman. Kali ini penampilan diadakan di kota Leipzig dan Kiel.

Pada tanggal 29 April 2018 lalu, dalam acara Act of Bhinneka yang diselenggarakan PPI Leipzig, Saman IWKZ ikut memeriahkan acara dengan membawakan tarian tradisional aceh dengan lirik-lirik islami. Dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Leipzig, dan juga mempererat hubungan antar warga Negara Indonesia dan warga asing. Acara ini diikuti oleh 75% orang asli jerman dan 25% orang indonesia. Warga negara asing pun turut ikut memeriahkan acara dengan membawakan lagu Indonesia.

Acara Indonesische Abend yang diadakan di Kiel pada 12 Mei 2018, didatangi sekitar 20%…pengunjung Indonesia dan juga 80% Pengunjung asing. Saman IWKZ ikut berpartisipasi pada sore hari. Selain Saman, ada juga berbagai macam tarian seperti tari merak, tari cendrawasih, dan tari tor-tor dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami sangat senang dan merasa bangga bisa ikut andil dalam acara yang bertujuan nutuk memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat asing. Kedepannya kami berharap tim Saman ini bisa berkontribusi lebih lagi di dalam internal organisasi IWKZ sendiri maupun diluar ”, ujar ketua Saman IWKZ mengenai pendapatnya tentang tari saman.

WIR BEWEGEN SPANDAU – Peresmian Bürgerplattform Spandau

By | Berita Terbaru | 7 Comments

 

Komunitas terorganisir Bürgerplattform untuk wilayah Berlin-Spandau telah diresmikan di Kant Gymnasium pada hari Kamis malam, 22 Maret 2018 kemarin. Acara ini dihadiri lebih dari 450 orang dari berbagai komunitas lintas agama dan budaya di Berlin.

Bezirkbürgermeister von Spandau, Helmut Kleebank (SPD) dan Ketua Himpunan Organisasi Penerbangan yang menjadi sponsor finansial perhimpunan tersebut juga ikut hadir dalam acara.

Bürgerplattform Spandau yang mengangkat motto “Wir bewegen Spandau” akan bekerja untuk memperbaiki kualitas hidup sosial kemasyarakatan di wilayah Spandau, Berlin. Perhimpunan ini mengangkat tema tentang transportasi dan sarana ruang publik sebagai tema bahasan yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ini.

Bürgerplattform Spandau sendiri merupakan bagian dari Berliner Bürgerplattformen yang telah didirikan di wilayah Süd-Ost, Wedding-Moabit, dan Neukölln. Bentuk community organizing ini telah banyak didirikan di beberapa negara lainnya, seperti di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Italia.

Masjid Al-Falah IWKZ e.V. merupakan bagian aktif dari Bürgerplattform di Berlin. Dan pada acara tersebut, Dr. Dimas Abdirama selaku perwakilan Masjid Al-Falah IWKZ e.V. dari Sub Bidang Humas, turut tampil di atas panggung. Beliau berdiri bukan hanya sebagai perwakilan Masjid Al-Falah IWKZ e. V, melainkan juga sebagai perwakilah dari 30 organisasi lainnya yang terhimpun di Bürgerplattform Wedding-Moabit. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan apa saja keuntungan dari bergabung di Bürgerplattform, serta menceritakan pengalaman Masjid Al-Falah IWKZ e.V. dalam menangani kasus keimigrasian di Ausländerbehörde silam.

Dua pemuda eropa memeluk islam di Masjid Al-Falah

By | Berita Terbaru | 5 Comments

Isu-isu islamophobia yang sedang panas di Benua Eropa, khususnya negara Jerman akhir-akhir ini sepertinya tidak meredupkan cahaya islam.

Pada tanggal 16.02.18, lelaki berkebangsaan itali yang bernama Merati Mauro ini, resmi memeluk agama islam sebagai pedoman hidupnya. Kali ini IWKz e. V. berkesempatan menjadi saksi atas momen bahagia tersebut.

Kurang dari sebulan peristiwa bahagia serupa juga kembali terjadi. Pada tanggal 10 Maret 2018 kemarin tepatnya pukul 11.00 CET, seorang pria asal Jerman, Ralph Förster, telah bersyahadat sebagai bukti keislamannya. Pria yang belajar di Organisasi orang cacat ini mengatakan mulai tertarik dengan islam melalui calon istrinya. Ia merasa senang saat belajar islam dan selalu ingin tahu lebih dalam tentang agama barunya ini. Tentunya peristiwa ini menjadi suatu hal yang menghangatkan hati kita semua atas bertambahnya saudara muslim kita. Semoga kedua saudara kita ini selalu diistiqamahkan dalam islam dan semoga hal ini juga bisa menjadi pemacu kita, agar berlomba-lomba untuk menjadi muslim yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Guter Start in Deutschland 2018

By | Berita Terbaru | No Comments

Guter Start in Deutschland (GSID) merupakan acara tahunan IWKZ bekerja sama dengan KBRI Berlin yang ditujukan kepada siswa-siswi yang baru saja datang ke Jerman. Mereka diajak untuk lebih mengetahui realita kehidupan di Jerman. Tidak hanya sharing pengalaman dari kakak-kakak kelas yang tergabung dalam acara inti, tetapi siswa-siswi peserta juga mendapat informasi mengenai fungsi dari KBRI Berlin serta organisasi masyarakat yang ada di Berlin. Peserta juga dapat melakukan LaDi (Lapor Diri) pada acara ini.

Pada tanggal 3 Februari 2018 atau 17 Jumadal Ula 1439 telah terlaksana acara Guter Start in Deutschland di aula KBRI Berlin yang dihadiri oleh kurang lebih 95 orang. Pada awal acara para peserta diajak untuk mengetahui lebih dalam mengenai beberapa fungsi KBRI yakni Pendidikan dan Kebudayaan, Keimigrasian, serta Protokol & Konsuler. Perwakilan tiap organisasi bergiliran menjelaskan kegiatannya masing-masing.

Untuk kesempatan kali ini, acara inti GSID 2018 disampaikan oleh Ebin Ardiansyah, mahasiswa Bachelor TU Berlin dengan program studi Energie- und Prozesstechnik, dan Tera Dyah Ayu Amari, mahasiswi Universitätsmedizin Charité dengan program studi Humanmedizin. Mereka berbagi kepada para peserta tentang pengalaman mereka selama studi di Jerman. Tidak hanya memberikan gambaran tantangan dan rintangan studi di Jerman, tetapi mereka juga memberikan tips-tips yang dapat menjadi jalan keluar untuk masalah-masalah yang biasa dialami oleh mahasiswa Indonesia di Jerman.

Acara berakhir pada pukul 17.30 CET yang ditutup dengan berfoto bersama seluruh panitia dan peserta.

Wintercamp 2017

By | Berita Terbaru | 3 Comments

(Berlin, Januari 2018) Liburan musim dingin di Jerman selama kurang lebih 2 minggu sudah resmi berakhir. Ada secuil cerita menarik perihal mengisi waktu liburan musim dingin tahun 2017 lalu. Tepatnya di Wannsee, Berlin, berlangsung sebuah kegiatan liburan bersama para mahasiswa dan pelajar di sekitar Jerman pada tanggal 27-28 Desember 2017. Kegiatan yang berjalan 2 hari 1 malam tersebut diikuti oleh 76 peserta, yang pada kali ini lebih banyak peserta perempuan daripada peserta laki-lakinya, mereka berasal dari beberapa kota-kota di Jerman, diantaranya Berlin tentunya, Köthen, Gießen, Frankfurt am Main dan kota lainnya. Kegiatan tersebut bernama Wintercamp 2017.

Diinisiasi oleh para pengurus IWKZ, kegiatan Wintercamp 2017 sukses berjalan dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi salah satu alternatif pilihan liburan bagi mahasiswa dan pelajar yang sedang menempuh studinya di Jerman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana pembekalan pemahaman bagi mahasiswa-mahasiswa yang baru saja tiba di Jerman tentang bagaimana bersikap dan berperilaku sehingga tujuan studi ke Jerman bisa dicapai.

Zug zum Erfolg, einsteigen bitte! Begitulah tema Wintercamp tahun ini. Tema tersebut memberikan spirit kepada penyelenggara dan juga peserta untuk senantiasa berfokus terhadap kelancaran studi dengan harapan akan sukses di kemudian hari. Guna menyelaraskan tema dengan kegiatan, rangkaian materi kepemudaan bernilai islami diberikan kepada peserta secara intensif dan komprehensif. Yang unik dalam materi-materi tersebut adalah kombinasi antara strategi menyelesaikan studi dengan baik dan pentingnya aspek spiritualitas sebagai modal menghadapi tantangan studi di Jerman.

Jugendherberge Wannsee dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara Wintercamp 2017. Jugendherberge Wannsee terletak di sebelah barat Kota Berlin yang dikelilingi oleh hutan alami yang asri. Hal tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh panitia untuk menyelenggarakan kegiatan outbound yang berisi permainan-permainan khas untuk team building. Selama outbound, peserta yang sebelumnya sudah dibagi menjadi beberapa kelompok kecil, akan saling beradu ketangkasan juga kecermatan dalam menyelesaikan setiap permainan yang sudah disiapkan. Walaupun kondisi cuaca yang lumayan dingin, peserta mengikuti kegiatan outbond ini dengan sangat antusias.

Liburan yang berbuah tangan ilmu dan kenalan baru tentu saja menjadi pengalaman menarik yang tak terlupakan. Kalau kalian bingung bagaimana mengisi liburan winter dengan seru tapi juga sarat manfaat, maka tunggu kehadiran Wintercamp di tahun-tahun selanjutnya!