All posts by Syarifah

Wettbewerb TPA Ceria Al-Falah

By | Berita Terbaru | No Comments

Minggu, 10 Juni 2018 pukul 12.00 hingga 15.00 CEST Masjid Al-Falah IWKZ e.V. mengadakan lomba untuk adik-adik TPA Al-Falah dari usia 6 sampai 16 tahun. Lomba ini mempunyai 2 kategori, yaitu: Al-Quran dan Keterampilan. Dalam kategori Al-Quran terdapat beberapa jenis lomba yang bisa diikuti, yaitu: MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) Surah An Naba, Tahfidz 5 Surah (Al Bayyinah, Al Qadr, Al Alaq, Asy Syams dan At Tariq), dan Quiz (melanjutkan bacaan dan menebak nama Surah dalam Al Quran). Sedangkan lomba mewarnai, menempel gambar dan storytelling kisah Nabi Ayub as masuk dalam kategori keterampilan. Dalam kesempatan kali ini Ust. Muhibuddin Hasan Ishaq diundang untuk menjadi juri dalam lomba Al Quran.

Lomba TPA Ceria Al-Falah ini diadakan dengan harapan meningkatkan semangat adik-adik TPA dalam memperlancar bacaan dan menambah hafalan Qurannya, serta untuk menunjukkan keberanian dan keterampilan seni mereka kepada orang lain.

”Menurut saya acara lomba ini bagus. Karna orang dapat mengetahui sudah sebagus apa dan sejauh mana ilmu baca dan hafal Qurannya. Dan juga bisa belajar untuk berani tampil di depan umum” kata Sabira, selaku Juara I MTQ.

Fastenbrechen mit Kulturprogramm bei TAMAM

By | Berita Terbaru | No Comments

Kamis, 24 Mei 2018 IWKZ e.V. mengikuti buka puasa bersama yang diadakan oleh Museum für islamische Kunst & TAMAM Projekt. Acara berlangsung di Mschattasaal, Pergamonmuseum Berlin. Muhammad Ihsan Karimi selaku Vorsitzender beserta beberapa anggota divisi bidang IWKZ e.V. turut menghadiri acara tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan dari Projektleiter des TAMAM Projekt, dilanjutkan dengan Slam Poetry oleh i, Slam e.V. Stand Up Comedy dari RebellComedy juga ikut memeriahkan acara.

Untuk menambah keberkahan di Bulan Ramadhan, tentunya pembacaan ayat suci Al-Quran ikut melengkapi acara tersebut. Acara ditutup dengan agenda utama, yaitu buka puasa bersama dengan para peserta yang hadir hari itu.

IWKZ e.V. sebelumnya juga ikut berpartisipasi dalam sebuah agenda TAMAM Projekt yang diadakan pada tanggal 28 April 2018 silam. Berikut adalah lampiran dari isi kegiatan tersebut https://iwkz.de/tamam-projekt-9-arbeitssitzung-museum

Iftar mit Avicenna-Studienwerk

By | Berita Terbaru | No Comments

Kamis, 25 Mei 2018 IWKZ e.V. kembali menghadiri undangan buka puasa bersama Avicenna di Sharehaus Refugio Berlin Bezirk Neuköln. Avicenna-Studienwerk adalah organisasi termuda di Jerman, yang mendukung mahasiswa muslim berbakat dan kandidat doktor dari semua disiplin ilmu. Organisasi ini disupport oleh Bundesministerium für Bildung und Forschung Deutschland.

Acara dibuka dengan lantunan musik tradisional turki dan sambutan dari salah satu anggota aktif organisasi Avicenna, Mersiha Hadziabdic. Beliau menyebutkan prinsip selama berorganisasi adalah think global, act local! Bagaimana kita dapat berkontribusi positif untuk kepentingan dan maslahat orang-orang sekitar dengan pikiran serta wawasan yang luas. Acara yang dihadiri muslim dan muslimah dari berbagai komunitas di Berlin ini bertujuan untuk mengumpullan ide-ide terkait dialog solidaritas antar muslim. Misalnya, apa saja tantangan atau kesulitan yang menjadi barrier dalam dialog, bagaimana konsep yang ideal untuk menyokong hal tersebut, serta bagaimana peran organisasi dari masing-masing komunitas yang hadir. Semua ide-ide tersebut ditulis dikertas dan ditempel di Dinding untuk dipresentasikan. Salah satu inti dari paparan yang tertulis dalam plakat adalah untuk mengenyampingkan perbedaan antar umat dan mempererat persatuan umat. Ide-ide yang telah terkumpul nantinya akan diaplikasikan dalam dialog di Publikum.

Menjelang berbuka, ayat-ayat suci Al-Quran dilantunkan didalam Aula. Kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat berjamaah sembari bersilaturahmi dengan para hadirin lainnya sebagai penutup acara.

 

Iftar bersama IJB

By | Berita Terbaru | No Comments

Sabtu, 26 Mei 2018 IWKZ e.V. mendapat undangan buka puasa bersama di Masjid IZDB oleh komunitas IJB (Islamische Jugendzentrum Berlin). Komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2012 ini dibentuk sebagai wadah bagi pemuda-pemudi islam di Berlin untuk bekerjasama dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

Komunitas yang memiliki motivasi ”Jugendarbeit von Jugendlichen für Jugendliche” ini mempunyai tujuan agar pemuda-pemudi islam mampu menerapkan nilai-nilai islam pada setiap pribadi di Negara Jerman ini.

Seperti dikutip dari H.R. Muslim no. 2699: ”Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dikelilingi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” Maka kegiatan ini pun diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, demi mengejar keberkahan dari Allah SWT.

Dalam sesi pembukaan, Vorstand IJB mengingatkan kembali tentang pentingnya kita sebagai umat islam untuk menuntut ilmu sehingga kita bisa lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Beliau juga menegaskan agar kita harus berbangga membawa identitas kita sebagai umat muslim di Negara Jerman ini.

Tausyiah yang dibawakan Mageb Ibrahim, yaitu seorang mahasiswa Islamwissenschaft FU Berlin menjadi salah satu inti dari acara ini. Beliau membawakan tema tentang ”Pemuda Di Zaman Rasulullah Dan Kondisi Umat Islam Sekarang”. Kegiatan dilanjutkan dengan Game dan Quiz untuk menambah keakraban para peserta. Acara ditutup dengan buka puasa bersama sembari menyaksikan Final Liga Champion antara Liverpool FC melawan Madrid FC silam.

Mädels Abend bei IWKZ

By | Berita Terbaru | No Comments

Sabtu, 05 Mei 2018 lalu Divisi Syiar dan Dakwah IWKZ e. V mengadakan kegiatan ”Malam Kepemudian”. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah sebagai wadah silaturahmi bagi para muslimah Berlin dan sekitarnya. Selain itu, acara ini diadakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan, sehingga para peserta yang telah mengikuti acara ini bisa mempersiapkan bulan Ramadhan baik dari segi jasmani maupun spiritual.

Acara yang diikuti 35 peserta ini diadakan di mesjid Al-Falah IWKZ e.V. selama 2 hari. Kegiatan dibuka dengan makan malam serta nonton film bersama. Kajian Tarhib Ramadhan oleh Syafitri Anggraini Fuad dan Qiyamul Lail berjamaah merupakan inti dari acara ini. Acara ditutup keesokan harinya dengan olahraga dan sarapan pagi bersama.

TAMAM Projekt 9. Arbeitssitzung : Museum

By | Berita Terbaru | One Comment

Pertemuan proyek TAMAM berkala yang merupakan kerjasama antara Museum für islamische Kunst dan 13 Moscheegemeinde Berlin kembali diadakan di Burgh-Pascha-Saal pada hari Sabtu, 28 April 2018 silam.

 

Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk meningkatkan partisipasi muslim dalam melestarikan peninggalan islam serta menambah pengetahuan tentang museum dan peninggalan islam itu sendiri melalui objek yang disediakan oleh Museum für islamische Kunst.

Pengujian material pembelajaran yang menarik serta edukatif, yang telah dibentuk oleh tim dari Museum für islamische Kunst bersama dengan Moscheegemeinde merupakan fokus utama dari pertemuan ini. Material tersebut nantinya akan dipublikasikan di website TAMAM agar bisa dinikmati oleh khalayak umum.

Sesuai tema material dalam pertemuan kali ini, yaitu ”Museum”, peserta mendapat bayangan bagaimana sebuah pameran terbentuk dan bagaimana informasi tentang sebuah objek museum dapat diperoleh. Perwakilan IWKZ e.V., Afifah N. Pribadi turut serta berpartisipasi dan berkontribusi dalam pertemuan ini.

Seluruh dokumentasi dan informasi yang terkait dengan TAMAM dapat dilihat langsung di https://tamam-projekt.de/ atau di laman  facebook: TAMAM-Das Bildungsprojekt von Moscheen mit dem Museum für islamische Kunst.

Safari Dakwah Bersama BUYA YAHYA

By | Berita Terbaru | No Comments

Dalam memperingati Isra’ Mi’raj tahun ini, IWKZ e.V. mengundang Buya Yahya sebagai Penceramah dalam acara. Acara diadakan hari Selasa, 01 Mei 2018 di KBRI yang dibuka dengan Shalawat Burdah bersama masyarakat Indonesia sekitar. TPA Ceria Al-Falah juga ikut memeriahkan acara. Selain untuk mengingat kembali peristiwa Isra’ Mi’raj, acara ini juga diadakan sebagai tempat silaturahmi antar sesama muslim Indonesia di Berlin.

Acara kali ini bertemakan ”Membangun Kehidupan Islam Rahmatan Lil’Alamin Secara Kaffah” yang disampaikan oleh Buya Yahya. Dengan tema tersebut Buya Yahya menyinggung tentang hubungan kita dengan sesama manusia.

”Jangan hanya memperbaiki hubungan kita kepada Allah, tetapi juga terhadap sesama manusia. Terutama kepada orang tua kita.” ungkap beliau.  Dalam ceramah kali ini Buya Yahya mengingatkan kembali agar kita senantiasa menjaga hubungan baik dengan orang tua kita. karena sesungguhnya ridho Allah ada pada ridho orang tua.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Buya Yahya. Tangis haru para jamaah ikut menyelimuti ruangan saat itu. Semoga dengan adanya acara kali ini dapat meningkatkan iman kita dan juga megingatkan bakti kita terhadap orang tua dimana pun kita berada

 

LDK Pengurus IWKZ.e.V 2018

By | Berita Terbaru | No Comments

Pada tanggal 14-15 April 2018 lalu IWKZ e.V. mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang berlangsung di KBRI Berlin untuk seluruh pengurus baru Masjid Al-Falah IWKZ e.V.

Tema dari LDK ini adalah membentuk pribadi yang berkualitas secara mental, intelektual dan spiritual. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan pendalaman materi tentang LDK, meningkatkan kemampuan diri dalam berorganisasi, pengkaderan dan persiapan dalam regenerasi, dan meningkatkan hubungan silaturahmi antara pengurus IWKZ e.V. itu sendiri.

Acara dimulai dengan penyampaian sejarah IWKZ sejak PPME Den Haag tahun 1973 hingga saat ini. Isi acara berupa Seminar, Workshop, dan Team Building. Seminar sendiri terbagi menjadi 3, yaitu: Intelektual, Mental, dan Spiritual. Seminar Intelektual bertujuan mengenalkan kerangka kepengurusan, Jobdesk tiap divisi, bagaimana sistem organisasi IWKZ bergerak, dsb. Sedangkan untuk seminar mental mencakup profesionalitas, self-confidence, manajemen waktu, dan manajemen konflik. Manajemen islami dan organisasi dalam islam merupakan contoh yang dibahas dalam seminar spiritual.

Saat workshop berlangsung, tiap divisi dituntut untuk memecahkan studi kasus yang telah diberikan panitia. Hal ini ditujukan untuk melatih intelektual dan mental setiap anggota divisi dalam menangani kasus yang mungkin dihadapi dalam sebuah organisasi. Sedangkan saat team building, peserta mengikuti game yang telah disiapkan panitia guna meningkatkan sinergi dalam kelompok, komunikasi, kreativitas, serta wawasan tiap anggota kelompok tersebut.

Acara ditutup dengan malam keakraban atau seminar intrapersonal yang dipimpin oleh ketua Masjid Al-Falah IWKZ e.V. Disini kedekatan tiap peserta semakin terbangun, peserta pun bebas menyalurkan pendapat, kesan, pesan, ataupun saran untuk membangun IWKZ e.V. yang lebih baik lagi kedepannya.

Capacity Building Training – Karakter Leader Terbaik Sepanjang Zaman

By | Berita Terbaru | No Comments

Jum’at, 30 Maret 2018 IWKZ e.V. melalui Bidang IWKZ-Wissenschaft kembali mengadakan pelatihan pengembangan potensi diri dan leadership, yang bertajuk Karakter Leader Terbaik Sepanjang Zaman. Acara yang berlangsung dari pukul 15:00-18:00 CET di Masjid Al-Falah IWKZ e.V. diikuti oleh sekitar 70 orang peserta.

Yang menjadi narasumber dari kegiatan ini adalah Muhammad Apud Kusaeri, M.Si. Beliau adalah seorang Trainer Professional PT. TRUSTCO Cipta Madani yang sekaligus menjabat sebagai direktur di sana sejak tahun 2004. Spesialisasi beliau adalah Pengembangan Kepemimpinan dalam Program Ketahanan Nasional. Tidak heran Beliau sering memberikan pelatihan di lembaga-lembaga kementrian, seperti Kementrian Pekerjaan Umum, Kementrian Keuangan, Kementrian Kesehatan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Modul Kepeloporan Pemuda (Kemenpora), Motivasi dan Budaya Kerja Ditjen Bea dan Cukai, Pemetaan dan Peningkatan Etos Kerja SDM Pusat Kajian Strategis KemenPU, adalah beberapa dari 13 buku yang sudah ditulis oleh Muhammad Apud Kusaeri, M.Si..

Hal yang menarik dari seminar ini adalah terdapat ’Rules of Game’ selama acara berlangsung. Para peserta dibagi menjadi 3 kelompok dengan masing-masing kelompok mempunyai poin awal 100. Poin ini bisa bertambah dan berkurang karna sebab-sebab tertentu. Tanya-jawab, datang tepat waktu, memberi gagasan baru tentu dapat menambah poin untuk kelompok. Sedangkan jika terlambat mengikuti seminar, ada handphone berbunyi, atau tertidur saat acara berlangsung, bisa mengurangi nilai kelompok tersebut. Keadaan seperti ini ternyata membuat para peserta lebih antusias dan tidak merasa bosan mengikuti seminar ini hingga selesai. Dari pengumpulan data panita, 85% dari peserta yang ikut merasa ekspektasi terhadap isi seminar telah tercapai. Dan lebih dari 90% dari peserta yang hadir, ternyata memperoleh pengetahuan baru melalui seminar ini.